RENCANA WIRAUSAHA PRODUK SEMPOL AYAM

 

RENCANA WIRAUSAHA PRODUK


Jika Anda menjadi seorang wirausaha, usaha apa yang ingin Anda jalankan? Buatlah rencana usaha dari produk usaha yang akan Anda jalankan tersebut!

1.     Pengenalan Produk

A.    Deskripsi Produk

      Sempol Ayam merupakan suatu produk olahan daging ayam dengan campuran tepung tapioka dan tepung terigu. Sempol Ayam No Kaleng-Kaleng dibuat menggunakan bahan-bahan premium tanpa pengawet dan bahan berbahaya lainnya serta dengan steril, memperhatikan proses pembuatan produk yang bersih sehingga akan dikonsumsi di semua kalangan. Rasa sempol yang gurih dan empuk tetapi renyah kulit luarnya, akan semakin nikmat saat ditambahkan saus pedas manis atau kecap yang diberi campuran saus cabai.

B.    Nama usaha

      Nama usaha adalah hal yang sangat penting dan diperlukan supaya produk kita mudah diingat dan dikenal oleh semua orang khususnya target konsumen kita. Untuk usaha ini kami memberikan nama “GOOD FOOD”.

C.    Tempat usaha

      Untuk menjalankan usaha ini kami lebih memilih di alun-alun Prembun, dengan alasan :

     Lebih dekat dengan tempat produksi produk

     Jangkauan pasar lebih luas karena banyak pengunjung

D.    Moto

      Selalu menghasilkan produk yang bergizi dan berkualitas

E.    Tagline

      GOOD FOOD,GOOD MOOD

2.     Aspek pasar dan pemasaran

A.    Situasi persaingan

      Banyak yang menjual produk serupa dengan sasaran yang sama sehingga hal tersebut memengaruhi kuantitas produk yang terjual.

B.    Sasaran usaha

      Orang-orang yang berkunjung ke alun-alun Prembun dari semua kalangan.

C.    Media promosi yang akan digunakan

      Media sosial (Instagram, WhatsApp, Blog, dan Facebook) dan Banner

D.    Promosi penjualan

      Dalam usaha ini kami mempromosikan produk kami dengan cara menawarkan ke teman-teman sekolah, saudara, dan bahkan kami juga mempromosikan ke media sosial seperti facebook, instagram, blog, dan whatsapp.

3.     Laporan keuangan

A.    Rincian keuangan Produksi dan modal

      Modal Investasi

Saus     : Rp300 ribu

Cabai   : Rp100 ribu                                                  

Biaya sewa tempat : Rp300 ribu

Biaya air dan listrik : Rp50 ribu Gerobak jualan : Rp500 ribu

Pisau : Rp20 ribu

Talenan :  Rp20 ribu

Wajan penggorengan :  Rp200 ribu

Kompor dan gas : Rp350 ribu

Tempat sampah : Rp20 ribu

Pengaduk : RP30 ribu

Serbet : Rp10 ribu

Timbangan : Rp50 ribu

Panci : Rp100 ribu

Sendok dan garpu : Rp20 ribu

Sumpit Penggorengan : Rp25 ribu

Tempat peniris : Rp50 ribu

Peralatan tambahan lainnya : Rp200 ribu

TOTAL MODAL INVESTASI :  Rp1,595 juta

 

Modal Bahan Baku

Tepung terigu : Rp900 ribu

Tepung tapioka : Rp100 ribu

 Lada bubuk : Rp50 ribu

Garam : Rp30 ribu

Daging ayam : Rp700 ribu

Telur ayam : Rp300 ribu

Bambu untuk tusukan : Rp100 ribu

Plastik untuk kantong : Rp200 ribu

 

Biaya tambahan lain : Rp300 ribu

TOTAL MODAL BAHAN BAKU : Rp3,43 juta

B.    Rencana penghasilan

      •Satu tusuk sempol ayam dihargai Rp1.000 dan dalam sehari dijual sebanyak 300 tusuk, sehingga omset sempol ayam adalah:

Rp1.000 x 300 tusuk x 30 hari = Rp9 juta

•Total Omset – Biaya Operasional, berikut penghitungannya:

Rp9 juta – Rp3,43 juta = Rp5,57 juta

Sehingga dalam satu bulan bisa mendapatkan keuntungan bersih lebih dari Rp5 juta

4.     Strategi pasar dan pemasaran

A.    Strategi pemasaran

      Memberikan potongan harga dalam upaya memperkenalkan produk, sehingga dengan begitu semua orang akan lebih tertarik membeli untuk membeli untuk mencicipinya. Adapun strategi tersebut tentunya diharapkan bisa mengenalkan produk dan juga bisa menghasikan repeat order.

B.    Resiko usaha

      Resiko pada usaha ini yaitu:

a. Persaingan pasar yang tentunya akan semakin ketat.

b. Jenis hasil produksi yang tidak mampu bertahan lama (tanpa bahan pengawet) sehingga semua hasil produk sebisa mungkin harus laku terjual.

     

 

Komentar